Sosialisasi penghematan energi air dan perizinan ketenagalistrikan daerah

Wakil Bupati Kutai Timur H. Ardiansyah Sulaiman secara resmi membuka acara Sosialisasi Penghematan Energi, Air dan Perizinan Ketenagalistrikan Daerah di Ruang Meranti, Kantor Bupati beberapa waktu yang lalu. Dimana Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Timur diwakili oleh Kepala Bidang LPE Ir. Vinsentius Y Tarukan menyampaikan materi berjudul Kebijakan dan Program Konservasi Energi  serta Kepala Seksi Bimbingan Teknis Ketenagalistrikan, David Tambunan, ST, M.Si

            Di hadapan puluhan undangan perwakilan dari berbagai perusahaan perkebunan, pertambangan dan kehutanan, Vincentius Y Tarukan menjelaskan kondisi energi nasional tahun 2009, potensi sumber daya energi yang dimiliki Kaltim dan perubahan paradigma pegelolaan energi saat ini dengan pengelolaan energi masa depan. Paradigma yang dimaksud yaitu energy supply side management yakni dengan alur dari pasokan energi untuk memenuhi permintaan energi sedangkan di masa depan yakni energy demand side management yaitu dari permintaan untuk memasok energi.

            “Arah kebijakan yang masih mengedepankan penggunaan energi fosil akan berkurang, minyak bumi, gas bumi, batubara masuk ke dalam diversivikasi energi dengan capaian 18,3 persen” Kata Vincentius. Dimana kebijakan pemerintah yang pertama adalah konservasi energi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi di sisi suplay dan pemanfaatan (demand side) dan diversifikasi energi untuk meningkatkan pangsa energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional (supply side).

            Konservasi energi adalah upaya sistematis, terencana dan terpadu guna melestarikan sumber daya energi dalam negeri serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan sesuai dengan Udang-Undang Nomor 30  Tahun 2007 yang mengatur tentang peran pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan konservasi energi.

            Konservasi energi merupakan komitmen Presiden RI pada G20 Pittburgh da COP15 untuk memerangi emisi gas rumah kaca pada tahun 2020. Secara detail dari UU No.30 Tahun 2007 Tentang Energi, Peraturan Pemerintah No. 70 Tahun 2009 Tentang Konservasi Energi serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.6 Tahun 2011 Tentang Labelisasi pada lampu swabalast yaitu kebijakan yang menitikberatkan pada pemberian lampu untuk label hemat. Potensi penghematan energi dari program labelisasi ini bisa mencapai 28 persen dari rata-rata penggunaan energi pada waktu sebelumnya.

Read 1888 times

Kontak Kami

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur

Jl. MT. Haryono No.22 - Samarinda 75124

Telepon. (0541) 733621

Fax. (0541) 4113882